Idberkebunconf 2016: Tanaman Cantik Ubah GOR Banyuwangi Menjadi Lebih Menarik

Idberkebunconf 2016 – Banyuwangi, sebuah kota di ujung timur pulau jawa yang terkenal dengan keelokan matahari terbitnya ini ternyata menyimpan banyak keindahan alam yang tak hanya memanjakan mata, namun juga menyegarkan jiwa. Bagi para pecinta tanaman, Banyuwangi hadir menyuguhkan hal baru yaitu E-Park Banyuwangi yang terletak di komplek GOR Tawang Alun, Banyuwangi. Konon katanya, GOR ini dulunya sangat gersang, sehingga Pemkab Banyuwangi berinisiatif untuk merevitalisasi ruang publik kosong menjadi E-Park. Sesuai namanya, fungsi E-park ini adalah sarana ekologi, edukasi dan ekonomi bagi masyarakat.
#idberkebunconf 2016

 

E- Park ini dibangun di atas lahan seluas 2000 meter persegi. Di area ini terdapat 1 unit pondok kebun berarsitektur rumah khas Suku Using, Banyuwangi. Pondok berukuran 4×6 meter ini berfungsi sebagai area pertemuan. Selain itu, juga ada 1 unit hidroponik, 1 unit green house anggrek, 1 unit kandang ternak, 1 unit kolam terpal, 20 buah pot bunga hias, beberapa tanaman buah dalam pot (tabulampot), sayuran dan tanaman obat serta pompa air berukuran besar.  Selain itu terdapat pula pot-pot dari botol bekas. Seperti yang dijelaskan oleh kepala DKP Banyuwangi, pak Arief bahwa botol-botol air kemasan atau kantung plastik pun bisa menjadi pot untuk ditanami. Pak Arif pun mengusulkan warga yang tak memiliki banyak lahan untuk menanam dengan cara vertikal dengan menggunakan rangka besi atau metode gantung dan media pot. Petugas dari DKP akan sangat senang membantu memberikan tips bercocok tanam bagi warga perkotaan. Ada pula green house untuk tanaman selon (semangka melon), timun, cabai, tomat bahkan basil.

 

#idberkebunconf 2016 (3)

 

Menurut pak Bupati kece Pak Anas, gerakan berkebun seperti yang sudah dilakukan Banyuwangi Berkebun di E-Park ini juga bisa ikut serta menekan tingkat inflasi kota Banyuwangi. Lahan kosong yang ditanami aneka sayur mayur, tomat, cabai, dan lain sebagainya bisa menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada pasar. Konsep E-park yaitu ekologi, edukasi dan ekonomi bagi masyarakat ini dinilai sejalan dengan Indonesia Berkebun yaitu, Ekologi,  bisa menambah titik hijau dengan pemanfaatan ruang-ruang kota. Edukasi bisa memberikan pendidikan ke publik untuk cinta lingkungan. Ekonomi yaitu sebagai nilai tambah penghasilan dari pemanfaatan ruang – ruang kota.

Baca juga:  Smart City, Kota Dengan Banyak Solusi Bukan Aplikasi.

 

#idberkebunconf 2016

 

Para penggiat berkebun dari 24 kota di Indonesia tak hanya mengunjungi green house dan mengeliling E-Park, namun juga berdiskusi dan berbagi tips cara berkebun yang benar dengan kepala sekolah Indonesia Berkebun tercinta, Ibu Ida Amal.

“Merawat tanaman itu seperti merawat hati seseorang, harus penuh dengan kasih sayang.” — Bu Ida,2016

Satu kalimat yang mampu membakar semangat tiap penggiat untuk menyayangi pasangannya, eh menyayangi kebun di kotanya masing-masing. Satu kalimat yang mampu menyemangi tiap penggiat untuk terus menularkan rasa cinta lingkungan kepada publik dan menggalakkan urban farming, yaitu menjadikan lahan tidur di kotanya menjadi lahan hijau yang produktif, seperti cara bertanam hidroponik, aquaponik, vertikultur, lahan, pot dari botol bekas serta cara membuat pupuk sendiri.

Beruntung sekali di Konferensi ke IV Indonesia Berkebun aku bisa hadir mewakili Surabaya Berkebun dan bertemu para pegiat jejaring Indonesia Berkebun lainnya untuk berdiskusi, menyamakan persepsi antar satu kabupaten/kota dengan lainnya, serta membahas program dan strategi bagaimana menularkan semangat menciptakan lahan hijau di lahan perkotaan yang terbatas, regenerasi anggota dan banyak hal seru lainnya. Penasaran seperti apa keseruan Konferensi Indonesia Berkebun yang ke IV di Banyuwangi? Yuk cek saja tagar #idberkebunconf 2016 di akun twitter kamu. Ada banyak kicauan kami para penggiat berkebun ketika mengikuti konferensi, tak lupa banyak pula selfie kami mengabadikan indahnya E-park di kota Banyuwangi.

 

#idberkebunconf 2016 (4)

Kalau kota Surabaya ada E-Park seperti ini, kira-kira lokasinya dimana ya? Ada usul? Tulis di kolom komentar yuk~

You may also like

12 comments

  1. Kebun Bibit Surabaya sebagai lokasi E-Park.. lokasinya yang strategis, fasilitasnya yang cukup lengkap, banyak pengunjung.. hanya menambahkan sarana yg dibutuhkan spot E-Park.. integrated park with education and urban farming activity.

    1. Hai Alfian,

      Terima kasih untuk sarannya 😉 Nah, kalau Surabaya berkebun bikin E-Park di kebun bibit Surabaya, Alfian mau join bantu bertanam nggak nih?

  2. Lahan di Banyuwangi yang dibangun bersama Banyuwangi Berkebun dan Indonesia Berkebun menjadi kolaborasi yang menarik antara Komunitas, publik dan pemerintah. Model ini rasanya menarik untuk dipelajari dan bisa menjadi contoh yang kemudian direplikasi ke tempat-tempat lain 🙂

    1. Halo Mas Shafiq,

      Terima kasih sudah mampir baca dan meninggalkan komentar 🙂
      Sepakat! Banyak ide taman dan cara bertanam yg bisa diadopsi dan diterapkan di Surabaya nih.

  3. Seru ya banyuwangi dan banyuwangi berkebun nya, punya kebun yang asikk. Tempat yang enak buat rekreasi, edukasi dan juga mengajak DIA si tambatan hati untuk saling mengisi dan memahami :)..

  4. Mengungkapkan, mencintai dan mengajak cinta lingkungan, ngebon breng itu selain praktek juga bisa dilakukan dengan tulisan. Kak upidd ini contohnya. Salutt semoga menginspirasi dan bermanfaat.

    1. Halo mas Tiko,

      Terima kasih sudah mampir membaca dan meninggalkan komentar :)) Setelah konferensi kudu semangat lagi ngebon nih~

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.