Trip Sehari Main Ke Bogor, Jika Jenuh Dengan Suasana Ibukota!

Trip Sehari Main Ke Bogor, Jika Jenuh Dengan Suasana Ibukota! – Seorang teman pernah bertanya padaku, “Bagaimana rasanya tinggal di Ibukota?” ku jawab, “Cukup menyenangkan, meski masih harus belajar sabar menghadapi kemacetan di Ibukota”. Tinggal di Ibukota memang menyenangkan bagiku, karena disini aku banyak mendapat kesempatan untuk belajar. Belajar tentang kehidupan, belajar menghargai waktu, belajar berinteraksi dengan lingkungan baru, dunia baru serta ilmu baru di industri kreatif. Tak jarang ada rasa jenuh juga dengan kebisingan ibukota, rasanya pengen ajak suami pulang ke Surabaya aja atau piknik ke luar kota untuk menyegarkan pikiran.

Beberapa waktu lalu ketika rasa jenuh melanda, seorang teman di komunitas Jakarta Berkebun, panggil saja dia Dina mengajakku untuk pergi ke Bogor bareng temen-temen Jakbun lainnya (Mbak Indri dan Kur) untuk jemput dan sekalian main ke rumah Mbak Tati (mbak yang bantu-bantu di rumah mbak Indri). Rumah tempat mbak Tati tinggal ini katanya dikelilingi sawah, kebun sayur dan ada aliran sungai yang bersih. Lokasi rumahnya ada di Desa Pamijahan, Bogor. 

Dari Jakarta, kami berangkat pukul 9 pagi, jalanan menuju kota Bogor saat itu cukup lancar dan lengang, apalagi ketika tiba di kota Bogor pukul 11 siang, kami tidak menemukan satu angkotpun di jalan. Rupanya saat itu sedang ada aksi mogok bersama para angkot, mereka menolak adanya ojek online. Kebetulan yang sangat menyenangkan bagi kami, sehingga kami tidak perlu bermacet-macet di kota Bogor yang biasanya penuh sesak dengan kendaraan angkot, hhehehe 😋

Sesampainya di kota Bogor, kami melanjutkan perjalanan ke desa mbak Tati. Aku kira jaraknya dekat dari pusat kota, namun ternyata desa mbak Tati benar-benar pelosok 😫😥 Butuh waktu 1,5 jam perjalanan dari pusat kota Bogor. Dalam perjalanan menuju desa Pamijahan, kami disuguhi pemandangan yang menyegarkan mata, gunung tinggi menjulang, hamparan hijau sawah dan langit yang cerah. Perjalanan terasa menyenangkan, ditambah dengan iming-iming dari mbak Tati, “Nanti mau main air di sungai atau mau ke air terjun dulu?” kalau udah ditanya begitu sih kami mau dua-duanya mbak! 😜😂

Akhirnya bisa main di sungai!

Foto diatas adalah ekspresi gembira kami melihat aliran air sungai yang jernih 😂 Jarang-jarang bisa lihat air sungai yang jernih di Jakarta. Kata mbak Tati, kalau air sungai tercemar oleh limbah pabrik maka akan ada pengumuman kepada warga desa agar tidak turun ke sungai untuk mandi atau yang lainnya. Syukurlah, waktu kami main di sungai airnya bersih, jernih, tidak tercemar, dingin dan mengundang hasrat untuk berenang, tapi apa daya aku nggak bawa baju ganti jadi nggak mungkin berenang di sungai 😁

Main ke Curug Cigamea yang Instagramable!

Curug Cigamea adalah lokasi trip sehari kami di kota Bogor selanjutnya. Hujan rintik-rintik menemani perjalanan kami menuju curug Cigamea, curug ini terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Nampaknya objek wisata curug Cigamea ini terurus dengan baik karena akses jalan menuju lokasi curug bagus dan ada parkiran untuk mobil atau motor yang luas.

Setiap pengunjung yang mau masuk ke kawasan curug Cigamea ini harus membeli tiket di loket utama yang harga tiket masuknya tergantung bahasa yang kamu gunakan. Kalau pakai bahasa sunda/Bogor kamu bisa dapat harga tiket lebih murah, namun kalau kamu pakai bahasa Indonesia atau kentara logat luar Sunda/Bogor bisa jadi kamu dapat harga tiket yang sangat mahal bisa sampai satu mobil diberi harga 200-250ribu 🙄😐 Sesampainya di lokasi curug Cigamea, siapkan uang 10 ribu untuk tarif parkir mobil dan tarif masuk ke dalam area curug Cigamea cukup murah yaitu 10 ribu/orang.

Baca juga:  Jangan Kasih Kendor Kalau Main ke Pulau Kelor!

Sepertinya curug Cigamea ini hanya ramai saat akhir pekan atau hari libur, karena saat kami kesana pada hari kerja banyak warung atau kios yang tutup dan tidak terlalu banyak pengunjung di area air terjun. Untuk mencapai lokasi air terjun yang katanya instagramable ini, kamu harus melewati ratusan anak tangga yang berliku. Saat berjalan menuju lokasi air terjun sebaiknya kamu tetap hati-hati dan waspada, karena di lokasi ini masih ada banyak monyet hutan yang berkeliaran. Nggak mau kan topi cantik, atau kamera kamu direbut dan dibawa lari sama si monyet 🐒

Tips: Jangan pakai high heels, kecuali emang kamu mau pemotretan. Bawalah bekal air minum sendiri.

Batu-batu di lokasi air terjun ini cukup licin, jadi berhati-hatilah jika ingin mengambil foto.

trip sehari
Tali yang membentang dalam foto ini bukan tali jemuran baju ya!

Kita tetap harus berhati-hati dan menjaga diri dengan baik saat berada di lokasi wisata. Perhatikan tanda atau batas-batas lokasi yang ada serta patuhi peraturan yang berlaku di lokasi wisata. Beberapa tahun lalu ada peristiwa buruk yang menimpa salah satu wisatawan di curug Cigamea ini. Menurut penuturan mbak Tati, ada wisatawan dari luar kota yang tenggelam di air terjun ini dan meninggal dunia. Sehingga di pasang tali pembatas dan himbauan kepada para wisatawan agar tidak berenang atau melewati batas tali warna oranye (lihat foto diatas).

Hangatnya soto mie Bogor yang yummy!

Photo by: @dinadimu

Setelah seharian bermain air dengan senang, tubuh kami mulai butuh kehangatan dan dirasuki perasaan lapar yang teramat sangat. Meluncurlah kami menuju Soto Mie Bogor Mang Ohim, yang kata mbah google soto disitu terkenal enak. Dengan berbekal GPS dan sempat masuk gang buntu, akhirnya kami sampai juga di tempat mang Ohim menjajakan soto Bogornya, yaitu di Jl. Taman Cimanggu No.22, Kedung Waringin, Tanah Sereal, Bogor.

Mang Ohim membandrol harga sotonya satu porsi 15 ribu saja, kalau pakai nasi jadi 20 ribu. Rasa sotonya memang benar-benar enak, porsinya pas, risolnya nagih! Ada banyak pilihan minuman di tempat ini, mau jus buah? ada. Mau yang hangat seperti teh atau kopi? ada. Mau cocktail atau mocktail? JANGAN KE MANG OHIM WOY, ini warung soto bukan bar 😂😋

Tips: Kalau makan di warung mang Ohim ini kalian harus minta menu makanan dan langsung pesan makanan ke pelayannya, karena tidak disediakan kertas untuk mencatat menu pesanan kalian.

Hati senang, perut kenyang dan pikiran kembali tenang setelah melakukan trip sehari di kota Bogor, nah waktunya kembali ke Ibukota. Terima kasih Mbak Indri, Mbak Dina, Mbak Tati untuk ajakan keliling di Bogor yang sungguh menyenangkan, serta terima kasih mang Kur yang sudah sabar mengabadikan pose kami para ibu-ibu muda 😂 Jadi setelah Bogor, kita kemana lagi nih? Bandung? Kuy!

Salam,

Semoga bermanfaat :*

 

Related Post

Jangan Kasih Kendor Kalau Main ke Pulau Kelor! Jangan Kasih Kendor Kalau Main ke Pulau Kelor! - Jujur saja, pas pertama kali daftar ikut trip sailing Labuan Bajo bareng Look Indonesia Adventure tuj...
Berbagi Bersama di Bulan Suci Ramadhan Berbagi bersama di bulan suci Ramadhan adalah cara yang tepat untuk menyambung silahturahmi seperti yang dilakukan PT Blue Bird Tbk dengan memberikan ...
Hati Bergetar Di Puncak Padar Yang Cetar! Hati Bergetar Di Puncak Padar Yang Cetar! - Untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Indonesia Timur, tujuan utama adalah main ke Pulau Padar! Salah...
Tips Cerdas Memilih Asuransi Kendaraan Bermotor Tips Cerdas Memilih Asuransi Kendaraan Bermotor - Tahukah anda saat ini jumlah penduduk Indonesia mencapai 257,9 Juta, yang wajib KTP 182,5 Juta dan j...

You may also like

8 comments

  1. Kalau ke Bogor aku cuma sempet ke kotanya aja. Ke pelosok belum kesampaian. Asik kayaknya ya, Pit maen di sungai. Di Bandung juga kayaknya udah susah nemu sungai yang airnya bening gini.

    1. Kalau aku ke Bogor lagi mari menjelajah bersama yuk mbak! Di Bandung masa udah ga ada mbak? pelosok2 desanya juga udah jarang yaa yang sungainya jernih gitu?

  2. Soto mie bogor yg enak tub di Sukasari, di depan toko roti unyil venus. Mantabs itu soto mie nya.

    Btw, itu curugnya asyuk bangeeet. Ada penginapan utk umum ga ya?

    1. Oke, noted! Kalau main ke Bogor lagi bakal coba yg di depan toko roti unyil 😀
      Kalau penginapan ada di sekitar curug kak, kemarin waktu kesana ada banyak homestay2 kok.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.