Serunya Snorkling Sama Manta di Labuan Bajo!

Serunya Snorkling Sama Manta di Labuan Bajo!

Serunya Snorkling Sama Manta di Labuan Bajo!! – Gagal move on ternyata nggak cuma berlaku buat orang-orang yang ditinggal pasangan pas lagi sayang-sayangnya. Gagal move on juga berlaku buat para pejalan yang jatuh cinta dengan keindahan tempat wisata yang pernah dikunjungi. Tiap kali ada yang ngomongin Labuan Bajo, Flores jantungku berdetak kencang, tersenyum manis dan pikiran kembali mengenang saat-saat manis di Labuan Bajo, Flores. AKU GAGAL MOVE ON! 😂 😂

Drama di Perjalanan

Setelah setahun bekerja di kantor dan rajin menabung, akhirnya aku bisa mewujudkan impianku untuk main ke Labuan Bajo pas hari ulang tahunku ke-24 tahun lalu. Bisa dibilang, perjalanan ke Labuan Bajo tahun lalu itu butuh banyak perjuangan! Diawali dengan demam tinggi sehari sebelum jadwal keberangkatanku akibat kehujanan pas perjalanan pulang dari kantor. Ibuku yang tahu aku akan melakukan perjalanan ke Labuan Bajo sempat melarang aku buat berangkat, khawatir aku pingsan di tengah perjalanan. Waktu itu aku malah bilang ke ibuku gini: Bu, kalau adek sampai nggak jadi berangkat nanti adek malah makin sakit, stress kepikiran udah bayar tiket sama trip tapi ga jadi berangkat 🙁 Jawaban yang agak alay sih kalau di inget-inget lagi sekarang, tapi kalau nggak jawab kayak gitu mungkin aku ga bakal sampai di puncak pudar yang bikin hati bergetar atau ngerasain serunya mendaki bukit di pulau Kelor 😉

Drama menuju Labuan Bajo nggak cuma itu aja! Aku hampir pingsan di Bandara Juanda karena masih lemas dan demam. Jam 3 pagi aku sudah bangun dan bersiap ke Juanda untuk mengejar pesawat pagi menuju pulau Bali. Sambil menggendong carrier 65l aku jalan menuju ruang tunggu bandara, jalannya pun masih separuh ngantuk. Ruang tunggu saat itu sudah cukup ramai, aku duduk di bangku depan sebelah kotak colokan listrik, lumayan numpang isi baterai handphone 😁 Pas lagi asik main handphone, ada seorang pemuda dengan tas ransel di pangkuannya ngajak ngobrol dan kenalan. Namanya Denny Sugardo, seorang pejalan yang saat itu ada kerjaan di pulau Bali, kami berbincang cukup lama, membicarakan rencana perjalanan masing-masing. Dia cukup kaget ketika tahu aku akan ke Labuan Bajo seorang diri 😂 Kebetulan kita satu pesawat, dan berpisah di bandara Ngurah Rai. Aku menuju ruang transit bandara Ngurah Rai dan De

nny melakukan pekerjaannya di pulau Bali. Sampai sekarang, aku dan Denny masih berteman dan berkomunikasi di social media.

Ruang tunggu untuk penumpang yang akan menuju Labuan Bajo saat itu tak terlalu ramai, aku menyandarkan tubuhku ke salah satu bangku di pojokan, kepalaku rasanya sakit sekali, demamku belum juga turun. Pikiranku saat itu hanya tertuju ke kasur di penginapan ketika tiba di Labuan Bajo 😅 mau tidur dulu seharian biar sembuh. Penerbangan dari pulau Bali menuju pulau Labuan Bajo tak memakan waktu yang lama, mendekati pulau Labuan Bajo kita akan disuguhi pemandangan yang luar biasa indah. Hamparan gunung dan bukit yang hijau, birunya air laut bisa kamu nikmati dari balik jendela pesawat 😍😉

Halo Labuan Bajo!

Langit diatas pulau Labuan Bajo

Gimana rasanya pertama kali menginjakkan kaki di Labuan Bajo? SENANG SEKALIIIII😂😍  Dengan tas carrier pink dan jaket pink aku duduk di depan pintu kedatangan menunggu jemputan tour leaderku. Ada banyak mas-mas Flores yang mondar-mandir nawarin jasa antar ke penginapan adek unyu yang serba pink ini berada. Daripada lelah nolak tawaran dari mas-mas Flores, adek unyu pake earphone dan pasang muka judes saja 😏 15 menit menunggu akhirnya muncul juga tour leader yang ku tunggu dengan motor matic yang unyu, ku kira bakal dijemput pakai mobil kayak yang dibawa mas-mas Flores tadi 🙄😂 Yekali pit jemput rombongan, sorangan juga ya pake motor lah! Pejalan manja!!

Sebelum ke penginapan, aku diajak mampir dulu untuk makan siang di kapal yang akan membawaku trip keliling pulau selama beberapa hari. Mungkin mas Ashadi (Tour Leader) liat ekspresi mukaku yang kelaparan dan kasihan karena tahu aku masih demam 😅 Selesai makan siang, niat hati langsung ke penginapan tapi aku malah ketiduran di atas kapal terbuai dengan angin sepoi-sepoi.

Perjalanan ke Manta Point

Salah satu lokasi diving dan snorkling yang paling banyak diincar oleh para pejalan di Labuan Bajo adalah Manta Point! Sesuai dengan namanya, disitu pasti akan banyak Manta, bukan penyu apalagi mantan 😝 Berenang atau snorkling bareng Manta ini memang memberikan sensasi tersendiri, senang tapi takut tapi penasaran tapi senang, nahloooh! 😂😂

Air lautnya cantik banget kan!

Kata mas Ashadi, rombongan trip kami kali ini beruntung sekali karena dapat berjumpa dengan lebih dari 12 pari Manta di lokasi ini, rombongan sebelum kami malah tidak bertemu Manta sama sekali 😅 Dibalik pesona tempat ini, kamu tetap harus waspada lho ya saat snorkling, tak hanya karena takut diserang oleh Manta Ray yang ukurannya lebih besar daripada kasur king size di penginapan, 3 meter lebih cuy ukurannya! Tapi juga karena arus kencang di bawah laut yang mampu membawamu menjauh dari kapal tripmu berada 😐

Ukuran aslinya lebih gede daripada yang di foto ini!

 

Tips Snorkling Bareng Manta

  1. Cek peralatan snorkling yang akan kamu pakai: Periksa masker, selang apakah masih berfungsi dengan baik dan fin (kaki katak) dalam keadaan baik atau ada retakan/pecah. Jika kamu pakai pelampung, pastikan pelampungnya pas di badan, tidak kebesaran ataupun kekecilan. Kalau belum terbiasa berenang atau menyelam di laut, lebih baik pakai pelampung ya.
  2. Bawa kamera underwater atau action cam dengan chasing underwater: Momen pertama ketemu Manta harus diabadikan dengan baik dong, bisa dalam bentuk foto ataupun video.
  3. Pakai pakaian renang yang menutupi badanmu: Sebenarnya nggak ada larangan untuk pakai bikini, swimsuit, atau celana pendek dan bertelanjang dada saja sih, pakaian renang yang menutupi badan dapat melindungi tubuhmu dari gigitan ubur-ubur kecil. Manta Ray berkumpul karena di lokasi tersebut ada banyak ubur-ubur kecil makanan mereka, nah pas kalian asik renang liat Manta nggak bakal sadar kalau digigit ubur-ubur kecil itu, pas udah di atas kapal sih baru berasa seperti di sengat tawon 😅
  4. Perhatikan arah arus laut: Kapal trip biasanya akan melepas tamu di satu titik dan akan menunggu kalian di titik yang berbeda dimana arus membawa kalian. Namun jangan sampai lalai dan berpisah dengan rombongan trip karena terbawa arus ya!
  5. Perhatikan teman-temanmu: Terlalu asyik berenang dan mengabadikan momen mampu membuatmu lupa pada teman rombongan tripmu. Bahaya buatmu dan buat temanmu, karena terlalu asyik sendiri bisa jadi kamu menjauhi temanmu atau hal itu menimpa temanmu yang tiba-tiba udah berada jauh dari rombongan kalian!
  6. Slow but sure: Kalau mau berenang didekat Manta dan mau ajak dia wefie alias foto bareng syaratnya kamu harus bisa tenang dan santai saat berenang. Kalau kamu bergerak tiba-tiba, yang ada dia malah kabur menghindar dari kamu. Kalau boleh mengutip salah satu lirik lagu “Boleh dipandang, tak boleh dipegang” saranku sih, lebih baik nikmati dan abadikan liukan mereka dari jarak yang aman, dan jangan menyentuh mereka 🙂 Pari Manta mahluk air yang eksotis, walau tak berbahaya layaknya pari pada umumnya, bukan berarti kita bisa seenaknya colek-colek tubuh mereka.

Nah, 6 hal diatas adalah tips snorkling bareng Manta berdasarkan pengalaman pribadi dan arahan dari tour leader trip aku saat itu yang bisa kalian terapkan ketika kalian mau snorkling di Manta Point 😉 Berikut ini video pendek dokumentasi perjalananku ketemu Manta di Labuan Bajo tahun lalu.

Salam,

Semoga bermanfaat 😘

 

 

You may also like

8 Comments

  1. Aku nggak bisa berenang, tp cukup bahagia sewaktu melihat manta-manta bersileweran di sekitar kapal yg kami naiki waktu itu. Haha!
    Yup, labuan majo memang indah. semua sudut Flores mmg keren sekali!

Leave a Reply